by

MPC Pemuda Pancasila Luwu Gelar Bazar Ilmiah

Wartasulsel.net, – Pemuda Pancasila Kab. Luwu kembali memperlihatkan eksistensinya dengan melakukan kegiatan Bazar Ilmiah melalui pendekatan kebudayaan khususnya Budaya Luwu.

Kegiatan yang disertai dengan dialog interaktif dan dihibur langsung oleh Perform Live Musik ini mengambil Tema “Perjuangan Rakyat Luwu Dulu, Kini & Nanti” sebagai rangkaian Hari Jadi Luwu ke-749 dan Hari Perlawanan Rakyat Luwu ke-71,

Markas Besar MPC. Pemuda Pancasila Kab. Luwu rencananya dijadikan tempat pelaksanaan pada hari sabtu besok, 28 Januari 2017 jam 19.30 wita. Adapun narasumber pada dialog tersebut adalah :
1. Bupati Kabupaten Luwu.( Ir. H. Andi Muzakkar, MM)
2. Ketua DPRD Kab. Luwu (H. Andi Abdul Muharrir)
3. Dewan Adat Kedatuan Luwu (Andi. Syaifuddin Kaddiradja, SE)
4. Bapak H. Andi. Muhammad Arham Basmin (Ketua MPC. Pemuda Pancasila Kab. Luwu)
dan di pandu langsung oleh Sekertaris Pemuda Pancasila Kab. Luwu Kanda Faisal M. Alulu

Sesuai konfirmasi dari panitia bahwa data terakhir peserta atau audiens yang akan hadir ada sekitar 300-an org, terdiri dari mahasiswa STIKES Datu Kamanre, Pelajar/OSIS SMU se-derajat se-Kab. Luwu, Pimpinan OKP & KNPI Kab. Luwu serta seluruh Kader Pemuda Pancasila Kab. Luwu baik itu Pengurus MPC, Badan/Lembaga, serta PAC se-Kab. Luwu

“Tujuan dari kegiatan tersebut adalah sebagai ajang silahturahmi Pemuda Pancasila Kabupaten Luwu dengan seluruh Elemen Masyarakat Luwu untuk memberikan pemahaman kepada peserta bazar tentang sejarah perlawanan Rakyat Luwu agar sebagai penerus roda estafet tidak lupa akan sejarah dan tokoh pahlawan yang ada di Luwu Raya seperti Andi Djemma dan Opu Dg. Risaju, apalagi 2 tokoh pahlawan Luwu ini telah diakui negara sebagai Pahlawan Nasional pada Tahun 2002 dan 2006”, tutur ketua panitia Hasbi Malik kepada media, jumat (27/01/17).

“Ini kegiatan yang pertama dilaksanakan di tanah Luwu, terkhusus kepada adik-adik pelajar dan mahasiswa di Kab. Luwu melalui kegiatan ini juga kami berharap Pemuda Luwu akan lebih mencintai daerahnya tanpa meninggalkan Konstitusi Pancasila sebagai landasan Pokok dalam Bingkai NKRI”, tutup”, Hasbi Malik, S. Kep.
Redaksi wartasulsel.net/koranmakassaronline